Selamat pagi Sobat, kali ini aku ingin berbagi sedikit
pengalaman di bulan ini.
Januari adalah awal pembuka tahun baru berikutnya yang
sangat aku harapkan penuh dengan impian yang aku khayalkan. Seperti yang semua
orang harapkan akan tahun yang baru ini, salah satunya Rika Irmayanti yang pada
hari kedua di tahun baru ini mencoba menghubungi orang – orang yang dia cintai.
Aku pun tidak terlepas dari salah satunya, ketika itu aku telah memutuskan
untuk melupakan semua tentang dia karena satu alasan yang kuat.
Aku pun meminta dia untuk tidak lagi mengganggu aku dan
semua kehidupanku lagi. Aku hanya ingin melepaskan semua belenggu yang telah
dia berikan padaku. Aku pun sudah memikirkan akan rasa sakit yang bisa dia
rasakan ketika ingin membangun hubungan menjadi lebih baik lagi, tetapi
ternyata semua jalan telah aku tutup rapat – rapat. Hanya penolakanlah yang dia
terima dariku tidak lebih dari itu.
Setelah semua kejadian itu, lambat laun aku mulai melupakan
dia dan semua yang berhubungan dengan dirinya. Aku pun mulai membangun diri
untuk lebih baik lagi. Seiring dengan berjalannya waktu, aku mulai membuka hati
untuk seseorang yang mungkin bisa memahami keadaanku saat ini. Namun aku belum
bisa memutuskan atau tepatnya aku paling tidak bisa untuk memutuskan hal yang
berhubungan dengan perasaan karena aku sendiri tidak bisa memutuskan seseorang
yang bisa bersamaku kelak.
Dengan adanya kesibukan yang lain, aku pun menyadari bahwa
aku telah melupakan seseorang pada bulan ini. Tidak lain dan tidak bukan dia
lah yang di atas tadi. Aku pun merasa bebas setelah melepaskan semua beban itu.
Kini aku mencari kebahagian yang bisa aku kejar di depan mata memandang. Aku
pun baru menyadari ketika berbagi dengan teman kuliah itu lebih membuat hatiku
jadi tentram dan tenang tanpa beban hati yang menghantui.
Selama kurun waktu tidak lebih dari sebulan ini, aku sudah
banyak melakukan kebaikan pada orang lain. Dan aku pun mulai dekat dengan
beberapa orang yang sederhana saja, tetapi hal itulah yang membuat hatiku ini
menjadi lebih tenang dan damai. Jarang sekali aku merasakan kebahagian seperti
ini, sampai pada akhirnya saku pun sadar bahwa saat ini aku sedang merasakan
kebahagiaan.
Pada pertengahan bulan ini, aku pun bertemu dengan beberapa
orang yang cukup membuat aku menjadi bersemangat untuk berkarya. Beberapa orang
yang bisa menginspirasi pemikiran dan pandangan – pandangan baru. Walau semua
itu tampak berlalu begitu cepat, karena pada akhir bulan ini mereka telah pergi
lagi dan meninggalkan beberapa kenangan saja. Tetapi hal yang tidak pernah
terlupakan adalah caranya menginspirasi pemikiran baru.
Melahirkan generasi baru untuk terus berkarya pada masa ini.
Setidaknya mereka telah menggoreskan tinta emas mereka di buku harian Pondok
Pesantren SA Al Istiqamah. Tak mengapalah bila mereka harus terpisah karena
jalan yang belum meluruskan niat baik dalam hati. Namun jalan menuju negeri
impian masih terbentang luas di samudra lautan kehidupan ini yang penuh dengan
misterinya.
Selamat jalan teman, sahabat, sang penginspirasi kehidupan
baru. Semoga kehidupan di negeri sebelah bisa lebih baik lagi bagimu. Kelak
jika waktu masih memungkinkan untuk kita berjumpa, maka kita haruslah berjumpa
dengan kebahagiaan masing – masing. Karena kehidupan kita masing – masing telah
dijalani dengan penuh kekhusu’annya. Maka kitalah yang terhebat bagi diri kita
masing – masing.
Jadi, sekian dulu sobat untuk apa yang terjadi pada bulan
Januari dengan pengalaman yang aku lalui. Semoga bisa menjadi pelajaran bagiku
dan bagi yang telah membaca artikel ini.