Keluarga merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam kehidupan kita. Dengan adanya keluarga, kita bisa berbagi suka maupun duka. Saling menguatkan yang lemah dan mendukung satu sama lain. Untuk itu, kenalilah keluarga anda dengan Aplikasi Silsilah Keluarga berikut. Download di sini
Selasa, 19 April 2016
Struktur Organisasi Tata Usaha MTs N 1 Kusan Hilir
Download Struktur Organisasi Tata Usaha MTs N 1 Kusan Hilir di sini
Sabtu, 02 April 2016
SUATU KESIBUKAN
Selamat sore Sobat, kali ini aku ingin berbagi sedikit pengalaman pada dua bulan terakhir ini.
Pebruari adalah bulan dimana ada banyak sekali kesibukan yang aku lakukan. Memang pada bulan ini kegiatan di perkuliahan sedang libur. Tetapi aku masih punya banyak sekali pekerjaan rumah di instansi yang belum terselesaikan. Terlebih lagi, pada instansi kami akan diadakan Akreditasi sehingga semua komponen yang terkait harus bekerjasama untuk mewujudkan semua itu.
Hal inilah yang membuat aku tidak begitu fokus pada kiriman di bulan kedua ini. Di awal bulan ini aku sudah berencana untuk mempersiapkan beberapa kado ulang tahun. Namun karena kondisi yang mendesak, membuat aku harus mempersiapkan apa adanya saja. Sebuah kado yang sangat sederhana saja yang bisa aku berikan kepada seseorang pada tanggal 6 Pebruari ini. Satu kado telah aku berikan kepada orang yang berulang tahun pada saat itu. Dan aku berencana membuat kado kedua untuk seseorang yang lain dan begitu spesial.
Tetapi ketika waktu itu datang, aku harus pergi untuk mengisi KRS di perkuliahan sehingga aku tidak sempat memberikan kado itu. Aku pun berangkat ke Banjarmasin untuk melengkapi administrasi di perkuliahan ku. Dalam perjalanan berangkat ke sana, aku harus berjuang karena teman yang tidak konsisten dengan ucapannya. Aku pun berangkat sendiri karena sudah tidak memungkinkan untuk berangkat bersama dengan rombongan temanku yang lain.
Berangkat dengan sejumlah uang, akhirnya aku pun sampai di tempat tujuan. Walaupun harus mengeluarkan uang lebih untuk sampai ke tempat tujuan sana. Tetapi setidaknya aku sampai dengan selamat dan hanya tertipu sejumlah uang saja. Aku pun menganggap itu sebagai sebuah sedekah untuk tabungan di akhirat kelak.
Kegiatan di Banjarmasin selesai, aku pun meminta kepada pihak pengelola untuk ikut ketika pulang nanti. Dan aku diberikan kelonggaran untuk ikut bersama rombongan. Setidaknya satu masalah dapat aku atasi, karena bisa pulang tidak sendiri lagi seperti waktu berangkatnya. Setelah melewati perjalanan yang panjang, akhirnya aku sampai di tempat pemberhentian bus yang artinya aku tidak bisa lagi untuk perjalanan dengan rombongan.
Setelah bus rombongan sampai di terminal, kini aku harus memutuskan bagaimana cara ku untuk pulang ke rumah. Karena jarak tempuh yang masih jauh, sedangkan aku sampai di terminal itu ketika tengah malam tepatnya jam 11.30 WITA. Menggunakan angkutan umum lainnya sudah tidak memungkinkan lagi bagiku untuk pulang. Karena di tengah malam seperti ini sudah pasti tidak akan ada angkutan umum lainnya bukan, Sobat ?
Memang pada waktu itu, ada juga teman satu semester yang turun di terminal dan dia dijemput oleh orang tuanya dengan mobil. Tetapi karena kapasitas mobil yang sudah penuh ditambah lagi penumpangnya semua perempuan, jadi tidak memungkinkan untuk ku ikut mereka bukan, Sobat ? Hal yang memungkinkan bagiku adalah aku harus berjalan setidaknya sampai di tempat persinggahan untuk beristirahat menjelang pagi hari esok.
Akhirnya aku pun berjalan sekitar kurang lebih 5 km. Setelah aku melewati semua perjalanan itu, kini aku harus memutuskan untuk istirahat dimana. Sambil melanjutkan berjalan, aku berpikir dan terus berpikir. Dalam hatiku bertanya "memang adakah orang yang mau berjuang di waktu dini hari sekitar jam 02.00 WITA seperti ini melakukan perjalanan hanya untuk bisa pulang ke rumah selain aku ?"
Dan di dalam perjalanan yang penuh tanda tanya itu, aku menemukan sebuah tempat yang mungkin cocok untuk aku beristirahat. Di samping sebuah salon dan terlihat seperti tempat orang menjual buah - buahan, aku menemukan sebuah sofa yang tidak terlihat seperti sofa lagi. Namun itu mungkin hal terbaik yang bisa aku temukan di tengah malam seperti ini. Setidaknya tempat itu yang akan membuatku terlelap nanti sampai menunggu pagi hari.
Ketika pagi itu datang, aku pun bergegas untuk memberikan kabar kepada instansi bahwa aku tidak bisa masuk dikarenakan masih di perjalanan. Kemudian aku menghubungi jasa transportasi yang menuju ke arah rumahku. Aku pun masih harus berjuang, karena jasa yang aku pakai itu tidak begitu cepat untuk segera mengantar ku sampai ke tujuan. Aku masih harus bersabar menunggu semua keperluan jasa itu memenuhi pesanan.
Akhirnya semua sudah dibereskan dan waktunya bagiku untuk melakukan perjalanan pulang. Setelah melewati perjalanan, aku pun sampai di rumah sekitar jam 14.00 WITA. Dan inilah akhir dari semua perjuangan ku tepat di hari terakhir bulan Pebruari ini.
Maret adalah bulan yang sibuk dalam kegiatan ku. Karena di bulan ini, aku dituntut untuk segera menyelesaikan pelaporan yang menjadi tanggung jawabku. Aku pun mendapat teguran keras karena bukan suatu kesalahan yang aku lakukan. Tetapi karena memang pada waktu itu, ada banyak sekali kesibukan sehingga membuat pelaporan yang seharusnya sudah disampaikan masih harus tertunda sampai pada pertengahan bulan. Yang artinya pada waktu itu, pelaporan sudah tidak bisa diterima.
Namun dengan penuh kemurahan hati, pelaporan pun diterima walau harus menerima teguran yang pedas dan tegas. Pada akhirnya itu membangkitkan semangat yang artinya ketika pelaporan mendatang harus menjadi instansi pertama yang menyelesaikan pelaporan itu. Motivasi pun muncul dalam diri dan merasa tidak pantas untuk mendapatkan teguran itu. Dan itu akan aku buktikan di kemudian hari ketika waktu itu datang untuk pembuktian kesungguhan ku.
Setelah teguran itu aku tinggalkan, kini aku masih harus menyelesaikan pekerjaan rumah instansi ku dalam mempersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan Akreditasi nanti. Aku pun didesak untuk segera menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabku. Dengan penuh perhitungan, aku pun merumuskan untuk mempekerjakan anak buah ku. Yang artinya aku harus menanggung risiko kinerja anak buah nantinya.
Kepada anak buah, aku memberikan batas waktu untuk menyelesaikannya di akhir bulan ini. Dan ketika waktu itu datang, aku pun sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Aku memberikannya sejumlah uang untuk mengganti tinta yang digunakan dalam menulis semua materi yang aku perlukan. Dan pada awalnya dia menolak dengan alasan hanya membantu pekerjaanku. Aku pun memaksakan untuk menerimanya, karena dia pantas untuk mendapatkan itu.
Setelah dia mau menerima itu dan mengucapkan terima kasih, aku pun juga mengucapkan terima kasih karena pekerjaanku sudah dibantu olehnya. Di samping itu, aku juga menyukai dia sehingga bisa menjadi satu alasan bagiku untuk dekat padanya. Namun sungguh disayangkan, ada sisi lain yang merasa tidak diperhatikan olehku. Apalah daya ku, memang aku menyukai keduanya tetapi kembali lagi kepada akal sehat ku bahwa aku tidak bisa memiliki keduanya.
Jadi, itulah kesibukan yang aku hadapi pada dua bulan terakhir ini sehingga tidak bisa update tepat pada waktunya. Semoga bisa menjadi pelajaran bagiku dan bagi yang telah membaca artikel ini.
Langganan:
Postingan (Atom)